//
you're reading...
Nasional

Gugatan Prabowo Hatta ke MK ada Propinsi Riau,KPU Riau Keberatan

berkas propinsi riau

Berkas perbaikan berisi gugatan tim hukum Prabowo Subianto-Hatta Rajasa atas pemilihan umum presiden dan wakil presiden di Provinsi Riau.(kompas com)

Dituntutan ke MK dari tim prabowo hatta ternyata ada propinsi riau dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau berkeberatan atas tuntutan tim hukum calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang dituangkan dalam berkas perbaikan tuntutan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

” Kami kaget mengapa Riau dalam dokumen perbaikan ada lantaran awalannya tak ada. Itu berarti ditambahkan, bukan hanya melakukan perbaikan. Kami bakal kemukakan eksepsi atau mungkin keberatan waktu sidang perdana, ” kata Komisioner KPU Riau Divisi Hukum serta Pengawasan Ilham M Yasir saat dihubungi dari Pekanbaru, Rabu (30/7/2014).

Menurut Ilham, keberatan itu diserahkan lantaran menambahkan itu dikerjakan pada Sabtu (26/7/2014) malam atau mungkin melalui saat 3×24 jam mulai sejak rekapitulasi diputuskan pada Selasa (22/7/2014). Pendaftaran tuntutan pertama dikerjakan pada Jumat (25/7/2014) malam serta perbaikan diberikan pada Sabtu.

” Pada dokumen awal tuntutan cuma ditujukan pada 11 propinsi serta Riau tak terhitung di dalamnya. Tetapi, sesudah diperbaiki, tuntutan pada akhirnya ditujukan pada semua propinsi yang sejumlah 33 di Indonesia, ” katanya.

Menurut tuntutan Prabowo-Hatta di website resmi MK, pasangan yang di dukung Koalisi Merah Putih itu menilai banyak persoalan yang berlangsung di Propinsi Riau. Tuntutannya berbunyi bahwasanya di Propinsi Riau ada 444. 756 pemakai hak tentukan yang diketemukan beragam persoalan, salah satunya jumlah semua pemakai hak tentukan berbeda dengan dengan jumlah surat nada yang dipakai, yang menyebar di 937 tempat pengambilan suara (TPS).

Diluar itu, surat nada yang dipakai berbeda dengan jumlah surat nada sah serta tak sah yang menyebar pada 250 TPS, pemakai hak tentukan dalam daftar pemilih penambahan (DPTb) atau mungkin pemilih dari TPS lain semakin besar dari data pemilih tercatat di DPTb yang menyebar pada 474 TPS.

Setelah itu, pemakai hak tentukan dalam daftar pemilih spesial penambahan (DPKTb) atau mungkin pemakai KTP atau mungkin jati diri lain atau mungkin paspor semakin besar dari DPKTb yang mana menyebar di 722 TPS. Paling akhir, pasangan nomer 1 tak beroleh nada di delapan TPS.

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: