//
you're reading...
Politik

Tim Jokowi JK Siapkan 150 Pengacara Hadapi Prabowo Hatta

jokowi jk

Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) melambaikan salam tiga jari usai memberikan pidato kemenangan, di sebuah kapal pinisi di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Selasa (22/7/2014). Berdasarkan rekapitulasi suara yang dihitung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jokowi-JK unggul di Pilpres 2014 atas pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES

Tim kuasa hukum pasangan presiden serta wapres terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla, sudah merampungkan persiapan akhir hadapi sidang perdana tuntutan perselisihan hasil pemilu, Minggu (3/8/2014). Sidang perdana bakal di gelar Mahakamah Konstitusi pd 6 Agustus yang akan datang. Seputar 150 orang pengacara berhimpun dalam Tim Hukum Jokowi-JK untuk hadapi tuntutan yang diserahkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Hal semacam itu diungkapkan salah seseorang anggota tim hukum, Hermawi F Taslim, selesai penandatanganan surat kuasadi Posko Hukum Jokowi -JK, Jalan Majapahit, Jakarta, Minggu.

Wakil Ketua Badan Advokasi Hukum (BAHU) DPP Partai Nasdem ini mengungkapkankan, sejumlah 20 orang dari BAHU Nasdem ikut bergabung dalam tim ini.

” Pengacara dari partai Nasdem ini rata-rata mempunyai kantor pengacara sendiri serta merupakan hasil seleksi internal DPP Partai Nasdem, ” tutur Hermawi.

Tim kuasa hukum Jokowi- JK bakal melakukan tindakan untuk pihak berkenaan karena yang digugat Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yaitu Komisi Pemilihan Umum.

” Serta itu bermakna kami bakal duduk sejajar dgn lawyer-lawyer KPU yang di pimpin Adnan Buyung Nasution dalam persidangan MK kelak, ” katanya

Menurut Hermawi Taslim, tim kuasa hukum Jokowi-JK datang dari beragam kelompok dgn berbagai latar belakang. Mereka diantaranya, Todung Mulya Lubis, Sira Prayuna, Henri Yosodiningrat, Junimart Girsang, Teguh Samudra, serta Taufik Basari.

” Totalnya, seputar 150 pengacara baik yang profesional maupun kader partai pendukung Jokowi-JK, yakni PDI-P, Nasdem, PKB, Hanura serta PKPI, ” tutur Hermawi.

Berkenaan substansi tuntutan, Hermawi mengakui sudah membacanya. Walau demikian, ia malas memberi komentar serta pilih untuk menanti persidangan. Ia optimistis ketentuan KPU berkenaan hasil Pilpres akan tidak beralih.

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: